XLFM memberikan jalan kepada saya sehingga penyakit arwah asing saya dapat membaik.

XLFM memberikan jalan kepada saya sehingga penyakit arwah asing saya dapat membaik.

Gan En Na Mo Shi Jia Mo Ni Fo🙏🏻
Gan En Na Mo Da Ci Da Bei Jiu Ku Jiu Nan Guang Da Ling Gan Guan Shi Yin Pu Sa Mo He Sa🙏🏻
Gan En Zhu Wei Fo Pu Sa Ji Long Tian Hu Fa 🙏🏻
Gan En En Shi Lu Jun Hong Tai Zhang🙏🏻
Gan En Shi Xiong Men🙏🏻

Saya meneladani seribu tangan dan seribu mata Na Mo Guan Shi Yin Pu Sa Mo He Sa untuk menyelamatkan semua mahluk, maka hari ini saya memberikan kesaksian. Mohon Na Mo Guan Shi Yin Pu Sa berwelas asih memberkati agar kesaksian saya dapat membantu pembabaran Dharma dan memiliki jasa kebajikan.

Nama saya Jie Lili, berasal dari Singkawang, Kalimantan Barat. Hari ini akan berbagi kesaksian dalam belajar aliran Buddha Dharma XLFM. Sejak saya kecil, saya bisa mendengar suara-suara yang tidak bisa didengar oleh orang pada umumnya. Saya terkadang juga bisa melihat hal yang tidak bisa dilihat oleh orang pada umumnya.

Saya mengenal aliran XLFM pada akhir tahun 2017, saat itu saya minta dikirimi paket buku paritta untuk pemula. Lalu saya dibimbing oleh seorang Sx tentang cara membaca paritta dan cara melafalkan rangkaian paritta serta membuat XFZ. Sebagai pemula saat itu saya tidak serius membacanya, malah saat itu terkadang masih timbul keraguan dan kecurigaan dalam hati. Pembacaan paritta PR saya masih bolong / tidak rutin, XFZ pun tidak teratur saya bacakan. Saat itu tidak menghargainya. Mohon Pu Sa dan Master memaafkan kesalahan saya.

Jika saya tidak salah ingat, antara tahun 2019 atau tahun 2020 saya merasakan telinga selalu ada bisikan yang mengajak saya berbicara saat menjelang malam, namun tidak terlalu sering terjadi. Seiring berlalunya waktu, sesuatu itu sudah bisa menarikku bermain, menarik tangan dan kaki saya. Lalu lama kelamaan dia sudah mulai memukul saya. Saat itu saya sudah mulai aktif membaca paritta PR dan melafalkan XFZ agar bisa menyeberangkannya, tetapi belum berhasil.

Dua tahun terakhir ini, saya memasuki rintangan umur 3,6,9. Dalam kurun waktu ini saya mengalami banyak sekali rintangan. Saya sering sakit-sakitan yang tidak sembuh-sembuh. Saat itu saya juga melafalkan XFZ setiap bulannya sebanyak 27 lembar dan melakukan fangsheng. Tetapi sakit saya sebentar sembuh, sebentar kumat lagi. Dan kondisi kesehatan saya terus-terusan naik turun seperti ini. Di buku Master “Tian Di Ren”; mungkin seperti inilah kondisi saya saat itu. Saya masih hidup, namun kondisi saya sudah seperti dibawa ke neraka dan disiksa.

Saya tidak bisa bekerja karena badan saya lemah. Jika bekerja pun saya tidak bisa tetap bekerja, sehingga penghasilan juga tidak baik. Terkadang ada Sx Men yang membelikan makanan dan obat-obatan untuk saya. Kadang Sx Men membawa makanan dan obat-obatan dari GYT untuk saya. Ada juga Sx yang memberikan uang untuk kebutuhan saya. Saya sangat Gan En kepada Sx Men telah memperhatikan dan menanyakan kondisi saya. Saya sangat beruntung mempunyai 2 orang Sx yang baik dan perhatian kepada saya.

Di kamar kontrakan saya penuh dengan obat Dokter dan obat tradisional Cina, juga berbagai suplemen. Namun semuanya tidak berpengaruh kepada kondisi kesehatan saya. Rambut saya rontok karena sering minum berbagai obat-obatan, wajah saya pucat, kondisi tubuh kurus kering dengan berat badan hanya 38-39 kilogram. Saya merasa sekujur badan tidak bertenaga, istilahnya: “hidup segan, mati tak mau.”

Setiap malam saya dipukul, ditendang, rambut saya ditarik, wajah saya dicubit dan ditampar. Perut saya ditendang, sering menarik kaki dan tangan saya sehingga membuat saya kejang-kejang. Juga masuk menyatu dengan badan saya, berlari kesana kemari membuat saya sangat menderita. Di telinga saya terdengar suara : ” Pergilah mati saja, mati saja.” Begitulah setiap malam saya tersiksa, sehingga di siang hari saya akan tertidur, malam hari sering tidak bisa tidur. Kondisi ini menyebabkan badan saya menjadi sakit.

Sering kali saya bertanya dalam diri sendiri, dimana letak kesalahan saya? Kenapa arwah asing penagih hutang karma/ ling xing belum terseberangkan? Hal ini membuat dalam diri menyimpan kebencian. Suatu saat karena tidak tahan lagi, saya marah dalam hati berkata ditujukan untuk ling xing; “Mengapa kamu (ling xing) belum pergi meninggalkan saya padahal saya sudah memberikan dan membakar begitu banyak XFZ ? Kenapa kamu (ling xing) masih menyiksa saya? Jika kamu (ling xing) berani maka tunjukkan dirimu, saya tidak takut. Atau jika tidak, kamu sekalian saja bunuh saja saya!” Sejak itu kondisi saya bertambah parah, saya mulai bertingkah seperti orang gila. Saya bisa memukul kepala sendiri dan bagian dada dengan sekuat tenaga yang ada. Saat ling xing datang, suasana hati langsung berubah. Saya akan menjadi benggong, menangis tanpa sebab.

Saya tidak bisa lari dari kenyataan bahwa dua orang dari kakek saya adalah tonglin/paranormal yang terkenal di kampung saya. Sewaktu kecil saya pernah melihat kakek dari pihak mama, selalu menggunting kertas berwarna warni menjadi bentuk manusia. Mungkin juga kakek saya pernah mengguna-gunai, mencelakai, mungkin juga pernah membunuh orang dengan ilmunya.

Anggota keluarga kami, rata-rata ada yang mengalami gangguan jiwa. Dalam 1 keluarga, bisa sampai 5 orang termasuk saya sendiri. Master pernah berkata jika leluhur membuat sebab karma buruk, keturunannya bisa ikut menanggung akibat karma buruknya bisa sampai ke generasi ke-3 atau ke-4 ikut menanggungnya (karma bersama). Seperti mama saya yang hidupnya seperti orang kurang waras. Setiap malam, mama akan berkata : “Dia sudah datang! Dia sudah datang!”. Hidup mama yang seperti ini sungguh menderita, mama meminum alkohol agar dirinya menjadi mabuk dan bisa tertidur. Saat itu saya belum berjodoh dengan Buddha Dharma, belum berjodoh dengan XLFM sehingga tidak mengetahui apa itu penyakit arwah /ling xing bing. Seiring dengan berjalannya waktu, mama saya menjadi orang gila dan masuk ke rumah sakit jiwa. Tidak lama kemudian mama saya meninggal di usia muda.

Karena melihat kondisi anggota keluarga saya yang demikian, setelah saya belajar Buddha Dharma dan setelah mengenal aliran XLFM maka saya menyarankan anggota keluarga untuk membaca paritta. Saya memperlihatkan totem Master kepada mereka. Namun tanggapan mereka bahwa membaca paritta hanyalah untuk orang-orang yang sudah usia tua. Mereka berkata bahwa jika nanti sudah membaca paritta, apa pun sudah tidak bisa dikerjakan.
Saya hanya bisa pasrah menyesuaikan jodoh, mungkin jodoh ke-Buddhaan mereka belum sampai. Namun hati siapa yang tidak sedih melihat keluarga sendiri hidupnya tersiksa dan menderita.

Karena saya sudah belajar Buddha Dharma maka penyakit jiwa saya tidak kambuh. Jika saya tidak melafalkan paritta, tidak membina diri, saya mungkin akan mengalami hidup seperti mama saya. Setiap harinya akan merasa ketakutan dan tersiksa. Saat saya pergi ke GYT, saat melihat ke rupang Guan Di Pu Sa terkadang bisa merasa sedikit takut. Juga jika bertemu dengan Sx yang mempunyai energi positif /Zheng Neng Liang, saya juga bisa merasa takut. Saya pernah bermimpi mata batin saya terbuka, mata ini hanya untuk melihat roh-roh. Dan memang kadang kala saya bisa melihat roh/arwah asing. Saat mereka lewat di dekat saya, saya pun dapat merasakannya dan juga bisa merasa takut. Saat melihat mereka, saya akan menjadi sakit-sakitan. Karena kondisi demikian terkadang ada Sx
Men yang menjauh dari saya, namun apa daya ini juga bukan kemauan saya, saya juga sangat tersiksa.

Saya pernah bercerita dengan seorang Sx tentang kondisi keluarga saya, Sx tersebut menyarankan saya untuk melakukan banyak jasa kebajikan yang lebih dari orang lain pada biasanya agar saya dapat keluar dari lingkaran karma buruk ini. Pernah suatu waktu saya menurunkan pelafalan paritta harian DBZ dan Xin Jing menjadi 29 kali untuk mengejar pelafalan XFZ agar dapat cepat melunasi hutang karma, namun dalam 3 hari saya jatuh sakit. Seluruh badan lemas tidak bertenaga hingga untuk berjalan pun saya harus meraba ke dinding. Kemudian saya menaikkan kembali pembacaan paritta harian DBZ dan Xin Jing, dan dalam seminggu kesehatan membaik kembali.
Kemudian ada seorang Sx yang menawarkan saya untuk menjaga GYT di Palembang, dengan cepat saya langsung menyetujuinya. Lalu pindahlah saya dari Batam ke Palembang. GYT adalah tempat membina diri yang sangat baik.

Untuk terus menambah jasa kebajikan, dengan pengarahan dari Sx Men, saya menambah pembacaan paritta Li Fo dari 5 kali menjadi 7 kali, membaca BHFF, mendengarkan wejangan Master, melafalkan XFZ minimal 3 lembar setiap harinya, berikrar fang sheng, juga membagikan buku panduan dan buku paritta, membimbing umat pemula. Apapun saya lakukan terus untuk menambah gong de termasuk mencuci kamar mandi, memasak, dan hal-hal lainnya semua akan saya lakukan. Setelah membersihkan GYT setiap malam sebelum pulang, saya akan memohon kepada Pu Sa. Memohon jika ada gongde yang saya lakukan, mohon Pu Sa membantu saya mengikis karma buruk saya. Pu Sa memberkati penyakit ling xing saya tidak separah dulu. Walaupun saya belum bisa menyeberangkannya, namun saya masih bisa terus membaca paritta dan terus melakukan jasa kebajikan.

Master mengatakan mengalami penderitaan adalah sedang mengikis karma buruk. Saat mengalami penderitaan, di sisi lain kita juga harus berbahagia dapat mengikis karma buruk karena kebahagiaan dan penderitaan adalah kembar dan menyatu. Dan dari apa yang saya alami, saya harus baik-baik membina diri. Karena saya pernah menderita maka saya baru bisa terpikir untuk mengubah diri dan nasib sendiri. Terkadang saya sangat malu terhadap diri sendiri, telah belajar Dhamma tetapi tabiat buruk masih belum berubah. Tetapi saya akan terus berusaha berubah, akan terus rajin dan tidak menyerah. Gan En kepada Sx Men Cina, Malaysia dan Indonesia yang telah mengarahkan dan sabar kepada saya saat saat menghadapi masa terburuk selama kurang lebih 4 sampai 5 tahun. Kita harus benar-benar menghargai Buddha Dharma, saya sangat Gan En kepada Para Buddha, Para Bodhisattva, kepada Master dan XLFM. Saya akan baik-baik melafalkan paritta, membina diri, melakukan jasa kebajikan agar dapat pulang bertemu Master dan Pu Sa Mama di rumah kita yang sebenarnya. Sx Men bersama-sama kita cia you, semoga kita dapat berhasil membina hingga dapat terbebas dari alam tumimbal lahir, terbebas dari penderitaan di dunia fana.

Demikian kesaksian saya. Jika dalam kesaksian ada kata dan hal yang tidak sesuai dengan aturan dan ajaran Buddha Dharma; Mohon Para Buddha, mohon Para Bodhisattva , mohon Dewa Pelindung Dharma, mohon Master memaafkan. Karma saya, saya sendiri yang memikul. Tidak membiarkan Sx Men yang membaca dan mendengarkan memikulnya.

Gan En Na Mo Shi Jia Mo Ni Fo🙏🏻
Gan En Na Mo Da Ci Da Bei Jiu Ku Jiu Nan Guang Da Ling Gan Guan Shi Yin Pu Sa Mo He Sa🙏🏻
Gan En Zhu Wei Fo Pu Sa Ji Long Tian Hu Fa 🙏🏻
Gan En En Shi Lu Jun Hong Tai Zhang🙏🏻
Gan En Shi Xiong Men🙏🏻

Artikel yang Direkomendasikan