Wenda20180121A 39:00
Usaha yang wajar dan legal bukanlah tindakan memperalat Dharma untuk meraup keuntungan ( Lian Cai ) 合理合法的生意不算敛财
Penelepon wanita: Suami istri, sang istri adalah teman se-Dharma, tapi suaminya bukan teman se-Dharma. Namun, lewat istrinya, suaminya jadi kenal banyak teman se-Dharma dari Xin Ling Fa Men, lalu mulai berbisnis dengan beberapa dari mereka. Mohon tanya, Master, apakah ini termasuk menggunakan teman Buddhis untuk berbisnis dan dianggap sebagai memperalat Dharma untuk meraup keuntungan?
Master menjawab: Ini tidak termasuk. Dalam berbisnis harus dilihat dulu, kalau usahanya wajar dan legal, tidak masalah. Jangan menjalankan bisnis seperti MLM atau semacamnya—yang ujung-ujungnya cuma cari anggota baru. Selama bukan sistem perekrutan berantai seperti itu, tidak masalah.
Di masyarakat sekarang ada jenis bisnis yang kelihatannya tidak mengeluarkan uang sepeser pun tapi bisa dapat keuntungan—seperti situs perjalanan yang menjanjikan diskon besar… atau bisnis yang minta bayar iuran bulanan, misalnya 100 dolar atau berapa. Itu jelas bisnis murni untuk keuntungan. Kamu tarik satu orang, uang kamu langsung naik.
Tapi kalau kamu hari ini jual topi, jual sepatu, bahkan jual baju—selama kamu memberi produk sebagai imbalan kepada orang lain, itu bukan termasuk memperalat Dharma untuk cari untung. Yang semacam itu murni penipuan.
Penelepon wanita: Terima kasih Master.
Wenda20180121A 39:00
合理合法的生意不算敛财
女听众:夫妻双方,太太是同修,老公不是同修。但是老公通过太太认识了很多心灵法门的同修,然后开始和别的同修做生意。请问师父,这个算是通过佛友做生意,借佛敛财吗?
台长答:这个不算。做生意要看的,合理合法的生意,不要搞传销,搞来搞去,那你是拉人头,只要不是拉人头的都没关系(好)社会上有一种生意真的是一分钱都不花的,白赚的生意,你只要进入他们旅行网站了,可以得多少便宜……还有加入会费,每个月要交100块、多少美金……这个不就纯粹是赚钱了吗?你拉一个人头你自己钱就上去。比方说,你今天是卖帽子的、卖鞋子的,哪怕卖衣服的,你跟人家做生意都不代表你有敛财情况,你有出处,你给人家东西回报。那个纯粹是骗人的(感恩师父)

