Saat melafalkan paritta tiba-tiba bersin, apakah perlu diulang? 念经时突然打喷嚏,是否需要重新念

Shuohua20180810 06:43

Saat melafalkan paritta tiba-tiba bersin, apakah perlu diulang? 念经时突然打喷嚏,是否需要重新念

Penelepon pria: Seorang teman se-Dharma bertanya, saat melafalkan paritta di tengah-tengah, tiba-tiba bersin, apakah perlu diulang?

Master menjawab: Sebaiknya mengulang kembali kalimat sebelumnya.

Penelepon pria: Maksudnya ditambah saja ya?

Master menjawab: Iya, kalau tidak didengar enak. Misalnya saya memanggil nama kamu, anggap saja kamu bermarga Zhou, namanya “Zhou Xiangxiang”, lalu saya memanggil, “Zhou——Xiang——A——Choo!” Menurut kamu, terdengar hormat tidak? Kalau mau memanggil orang, tentu harus ulang lagi, “Zhou Xiangxiang”. Tarik sedikit bagian sebelumnya, lalu ulangi.

Penelepon pria: Berarti syaratnya adalah, dia bisa mengingat di mana tadi terhenti. Kalau tiba-tiba lupa bagian sebelumnya, sebaiknya ulang dari awal, benar begitu?

Master menjawab: Ulang dari awal, ulang dari awal. Kalau paritta pendek, apalagi harus diulang dari awal. Kalau paritta panjang, masih bisa dipertimbangkan.

Penelepon pria: Benar, benar.

Shuohua20180810 06:43

念经时突然打喷嚏,是否需要重新念

男听众:同修问,念经念到一半的时候,突然打喷嚏了,需要重新念吗?

台长答:最好把前一句重新念一下(就补上对吗?)不好听啊。我叫你名字,比方说你姓周,叫“周响响”,“周——响——阿——嚏”,你说说看,尊敬你吗?你要叫人当然也是这样的,你要重新叫啊,“周响响”。把一小段拉回来就可以了(这个前提也就是说,他能够想起来前面是念到哪里,如果突然想不起来前面念到哪里断掉了,那最好还是重念,对吧?)重念,重念,短的经就更要重念了,长的经还可以考虑考虑(对对)

Artikel yang Direkomendasikan