Wenda20161216 15:42:
Mengapa setelah berikrar besar sering mengalami ujian dalam mimpi; masalah mimpi terkait perbuatan tidak pantas 为何许大愿后梦考不断;有关梦考邪淫的问题
Penelepon wanita: Shifu, ada seorang teman se-Dharma pria yang telah berikrar untuk seumur hidup tidak melakukan hubungan suami-istri. Tetapi setelah ia berikrar, setiap malam dia sering mengalami ujian dalam mimpi, seperti menonton film — melihat wanita-wanita, walaupun dalam mimpi dia tidak sampai berhubungan dengan wanita itu, tapi dia mengalami mimpi basah. Apakah ini berarti dia gagal dalam ujian mimpi dan telah melakukan perbuatan tidak pantas?
Master menjawab: Kalau dalam mimpi dia sudah tergoda, berarti ujian mimpinya tidak lulus, karena dia sudah mimpi basah.
Kalau dalam pikirannya tidak ada wanita, tapi tetap mengalami mimpi basah, itu tidak dihitung sebagai perbuatan tidak pantas — itu hanya gejala fisiologis, karena “kalau cairan penuh, mudah keluar”.
Yang paling penting adalah pikiran. Kalau dalam pikirannya ada wanita, ada objek tertentu, walaupun cuma artis film, lalu memikirkan hal-hal tidak pantas dengannya, itu sudah termasuk perbuatan tidak pantas. Sama saja seperti benar-benar melakukannya.
Kalau dia saat tidur tidak punya pikiran seperti itu, maka mimpi basah itu normal saja.
(Pendengar wanita: Shifu, dia berkata sebelum membuat ikrar tidak ada masalah seperti itu …”)
Sangat jelas. Setelah dia berikrar, standar tuntutan jadi lebih tinggi, maka datanglah ujian-ujian itu.
Master menjawab: Contohnya, kalau kamu belum jadi “teladan pekerja teladan”, orang tidak akan menuntut kamu seketat itu; tapi kalau kamu sudah jadi pekerja teladan, orang akan berkata: “Kamu ini teladan loh, kenapa tidak lebih rajin? Kamu seharusnya lebih giat…” Semua orang memperhatikan dan mulai mengujimu.
(Pendengar wanita: Kalau gagal dalam ujian mimpi seperti ini, berapa kali harus melafalkan Li Fo Da Chan Hui Wen?)
Master menjawab: Kalau gagal, baca 5 kali. Ke depannya harus lebih hati-hati, itu menunjukkan ikrarnya belum matang.
Banyak pria juga seperti itu, sesaat merasa sangat tersentuh lalu langsung berikrar. Padahal jika belum sampai pada tingkat tertentu, ikrar seperti itu tidak bisa dipenuhi.
(Pendengar wanita: Shifu, kalau kita sudah berikrar, maka kita harus benar-benar bersih. Kalau sudah berikrar untuk tidak melakukan, maka kita memang tidak boleh melakukannya lagi.)
Master menjawab: Tentu saja. Kalau kamu sudah berikrar tidak membunuh, apakah kamu masih boleh membunuh?
Saya lihat kamu kurang kebijaksanaan, harus rajin melafalkan Xin Jing
(Pendengar wanita: Baik, saya setiap hari melafalkan 27 kali Xin Jing)
Master menjawab: Pantas saja belum cukup “punya kebijaksanaan”
(Pendengar wanita: Terlalu sedikit, dulu saya baca 49 kali, tapi belakangan ini saya kejar Xiao Fang Zhi anak saya, jadi dikurangi. Maafkan saya.)
Master menjawab: Rajinlah berusaha lagi.
Wenda20161216 15:42
为何许大愿后梦考不断;有关梦考邪淫的问题
女听众:师父,有一位男同修已经许愿终生不行夫妻之事,可是当他许了这个愿之后,晚上就一直会有梦考,好像看电影一样,看到那些女人,他在梦中没有跟那个女人发生关系,可是他却梦遗。这个是不是梦考不过,犯邪淫了?
台长答:如果他在梦中已经动心了,那已经梦考没过,因为他已经梦遗了;如果他脑子里没有女人,有梦遗的情况,那就不算邪淫,算正常的,生理上有一些现象,精满易泄。实际上最重要的就是脑子,如果你脑子里有个女人、有个对象,哪怕你说这个人是个电影明星,你想着她做这种不好的事情,那这个是邪淫了,绝对就像真的犯了邪淫一样;如果他在睡觉的时候没有这种想法,梦遗就属于正常的(师父,他说在许愿之前没有……)对,很简单了,他许了愿之后要求就高了,那些考核就来了。比方说你没有做劳动模范之前,人家不会用劳动模范的要求来要求你;你要是现在许愿做劳动模范了,人家说:“你怎么像劳动模范?你为什么不多做一点?你应该比我们努力啊,你应该怎么怎么……”人家边上看住他了,就来考他了(如果梦考不过,他需要一天念几遍礼佛大忏悔文?)梦考不过念5遍,以后自己注意就好了,就说明他这种发愿根本不成熟的。很多男孩子也是一时发愿,一时激动得不得了,发个愿。实际上你没有到一定的境界,你这种愿发出来做不到的(师父,我们发了愿就是要修得干净一点,发愿不可以做,我们就永远不可以做了)那当然了,你发愿不杀生,你可以杀生吗?我看你没智慧,要好好念心经(好的。我的心经每天功课是27遍)怪不得这么“开智慧”(太少了。以前是念49遍,因为最近要赶我的孩子的小房子,就降下来。对不起)好好努力了。

