Masalah Penyakit Pikun pada Lansia 老年痴呆症的问题

Wenda20120715B 14:32

Masalah Penyakit Pikun pada Lansia 老年痴呆症的问题

Penelepon wanita: Halo, Master!

Pertama-tama, saya mengucapkan selamat atas gelar Anda sebagai “Duta Perdamaian Internasional”. Saya ingin menanyakan beberapa pertanyaan. Pertama, ibu saya mengalami gejala ringan penyakit pikun. Tujuh tahun lalu beliau pernah mengalami stroke, penyumbatan otak, dan sekarang perlahan-lahan mulai menunjukkan gejala kepikunan. Sekarang beliau sering mengumpulkan barang-barang bekas seperti sampah. Padahal dulunya beliau adalah seorang guru yang sudah pensiun, jadi keluarga kami merasa sangat bingung. Perilaku seperti itu terasa sangat tidak masuk akal.

Master menjawab: Kamu harus ingat satu hal:

Begitu jiwa seseorang bermasalah, maka tak ada lagi yang disebut harga diri. Itulah sebabnya saya selalu mengingatkan kalian agar sungguh-sungguh belajar Dharma. Sekalipun seseorang itu sangat hebat, begitu suatu hari jiwanya keluar dari tubuh, atau tubuhnya dirasuki oleh arwah asing, maka orang itu sudah tidak punya harga diri lagi. Apakah orang yang sakit jiwa masih punya harga diri?

(Penelepon wanita): Saya terus melafalkan paritta dan membakar Xiao Fang Zhi untuk ibu saya.

Master menjawab: Masalah terbesar adalah beliau sendiri tidak melafalkan paritta.

(Penelepon wanita): Beliau sudah tidak bisa lagi membaca tulisan-tulisan itu…

Master menjawab: Kenapa kamu tidak membimbing beliau sejak awal untuk mulai melafalkan paritta?

(Penelepon wanita): Waktu itu saya belum belajar Xin Ling Fa Men dari Anda. Kalau sekarang, bagaimana saya bisa membantu beliau melalui pelafalan paritta?

Master menjawab: Kamu sudah berdosa. Kondisi ibumu saat ini, kamu ikut bersalah.

(Penelepon wanita): Saya tahu…

Master menjawab: Itulah sebabnya saya selalu katakan: Begitu belajar Xin Ling Fa Men, harus segera memberi tahu orang lain. Kalau waktu itu kamu sudah bantu ibu melafalkan paritta dan melakukan banyak upaya, beliau tidak akan seperti sekarang ini.

(Penelepon wanita): Benar… saya mengerti…

Master menjawab: Ini bukan lelucon, sungguh-sungguh serius.

(Penelepon wanita): Itu memang kesalahan saya.

Master menjawab: Jadi sekarang kamu harus cepat-cepat menebus kesalahan. Berikan beliau Xiao Fang Zhi.

(Penelepon wanita): Saya sebenarnya terus membakarkan Xiao Fang Zhi untuk beliau, mungkin masih belum cukup jumlahnya.

Master menjawab: Kamu tahu kenapa?

Pertama, jumlahnya belum cukup.

Kedua, jika beliau percaya, barulah hasilnya akan baik. Kalau beliau tidak percaya, hasilnya tidak akan optimal.

(Penelepon wanita): Saya juga rutin melepaskan makhluk hidup, melafalkan paritta, dan membakarkan Xiao Fang Zhi untuk beliau.

Saya juga tidak mengurangi paritta harian untuk beliau. Beliau pun tidak pernah menolak. Misalnya saat kami menyuruh beliau makan vegetarian, beliau ikut makan dan tidak menolak.

Master menjawab: Tapi masalahnya berbeda. Memahami dan tidak memahami itu adalah 2 konsep yang sangat berbeda.

(Penelepon wanita): Benar.

Wenda20120715B 14:32

老年痴呆症的问题

女听众:您好,台长!先祝贺您获得“国际和平大使”。我想问几个问题,首先就是我妈妈有轻微的老年痴呆的问题。她七年前中风过一次,脑梗,但现在慢慢的已经感觉有老年痴呆的症状了。现在她会去收集垃圾这种东西,她原来还是退休老师,所以我们家里就很烦恼。觉得她这个动作好像很不可思议嘛!

台长答:你要记住一句话,当一个人的灵魂出问题的话,没有什么尊严可讲。所以我叫你们要好好地学佛,一个再伟大的人,他只要一旦有一天灵魂出窍,或者被人家灵性占领了,这个人就没有什么尊严可谈了。神经病有尊严吗?(就是,我一直在帮我妈妈念经啊,小房子)她自己不念就是最大的问题(她已经根本没法去看这些文字……)你早的时候为什么不叫她去念?(那个时候还没有跟您学心灵法门。那现在怎么样通过念经帮她……)你有罪,你妈妈今天这个样子,你已经有罪了(我知道)为什么我跟你们说学了心灵法门马上要告诉人家,你如果当时给你妈妈就念,做很多工作,你妈妈今天就不会这样(对对……我知道)不要开玩笑了,真的是(是我的错)所以你现在赶紧给她弥补啊,给她念小房子啦(我小房子其实也一直不断,可能还是量不够)为什么你知道吗?一个是量不够,第二她相信了之后你念了才效果好,她不相信你念了效果不好(我也一直给她放生,念经,帮她念小房子,对我来说功课也没给她少做,她也没说反对。她好像就糊里糊涂,我们说吃素,她也跟着吃素,她也不反对)问题不一样,明白和不明白是两个概念(对)

Artikel yang Direkomendasikan