Kebodohan akibat ketidaktahuan mengakibatkan karma buruk, Setelah karma di depan mata barulah tahu untuk bertobat

Gan En Na Mo Da Ci Da Bei Jiu Ku Jiu Nan Guan Da Ling Gan Guan Shi Yin Pu Sa Mo He Sa 🙏

Gan En Shi Fang San Shi Yi Qie Zhu Fo Pu Sa Ji Long Tian Hu Fa 🙏

Gan En Shi Fu Lu Jun Hong Tai Zhang 🙏

Gan En Shi Xiong Men 🙏

Kebodohan akibat ketidaktahuan mengakibatkan karma buruk,

Setelah karma di depan mata barulah tahu untuk bertobat,

Berterima kasih kepada Bodhisattva dan mengasihani semua makhluk,

Bertobat atas kesalahan tidak akan pernah terlambat.

Hari ini saya demi menjadi seribu tangan dan mata dari Guan Shi Yin Pu Sa, membabarkan Dharma dan membimbing umat, membuat kesaksian tentang pengalaman pribadi dan perubahan saya setelah membina diri di Xin Ling Fa Men, jika saya di dalam kesaksian ini ada hal yang tidak sesuai dengan aturan dan ajaran Dharma, mohon Bodhisattva berwelas asih memaafkan🙏

Saya yang dulu sebelum belajar Buddha Dharma, adalah seseorang yang suka sekali dengan daging dan minuman keras. Di dalam kamus kehidupanku hanya ada makan, minum, bermain-main dan bersenang-senang dan juga apa yang saya namakan dengan kenikmatan duniawi. Sifatku keras, emosiku meledak-ledak, karakterku egois, terhadap orang rumah dan teman-teman angkuh dan semena-mena, bahkan ucapan dari orangtua juga saya anggap angin lewat.

Saat berumur 20 tahun, saya pernah pergi ke Australia belajar jurusan manajemen perhotelan, salah satu mata pelajaran dari jurusan ini adalah mencicipi minuman keras. Semenjak itu, saya pun mulai suka minum alkohol, alkohol bagaikan pelepas dahaga bagiku, alkohol dengan rasa apapun semuanya saya minum, kehidupanku setiap harinya tidak bisa lepas dari alkohol, gemar minum alkohol seperti nyawa sendiri. Saya selain gemar minum alkohol, juga gemar mengkonsumsi berbagai macam binatang laut hidup (live seafood). Selain itu, binatang yang terbang di langit dan yang berjalan di tanah, binatang liar semuanya juga saya makan tanpa terkecuali. Asalkan yang saya suka, maka akan saya beli dalam jumlah yang banyak, terutama binatang laut hidup. Seperti begini setiap hari makan-makan dan minum-minum, merasa asalkan diri sendiri bahagia, barulah benar-benar dinamakan menikmati hidup, barulah tidak menyia-nyiakan hidup ini.

Tetapi tidak disangka, karma sebab akibat sedikitpun tidak menyenangkan. Suatu hari saya mengalami kecelakaan mobil yang sangat parah di Australia, yang hampir merenggut nyawa saya.

Dari kecelakaan mobil ini, saya melewati 2x operasi. Operasi pertama gagal, maka dari itu dilakukan lagi operasi kedua. Ketika saya bangun dari operasi kedua, badan saya sangat lemah, bahkan mengambil gelas pun tidak sanggup, minum air juga harus dibantu suster. Saya melihat luka di badan saya, mulai dari bagian dada sampai ke bagian perut, tidak ada jahitan benang, daging merah segar kelihatan. Saya bertanya kepada suster, mengapa setelah operasi tidak dijahit? Dokter mengatakan kondisi saya tidak cocok untuk dijahit, hanya bisa membiarkan bekas luka itu menutup sendiri!

Saya setiap jam 8 pagi, harus duduk berjemur di bawah sinar matahari, membiarkan daging di badan saya tumbuh dengan sendirinya. Penderitaan seperti ini dapat dibayangkan! Karena saya tinggal sendiri di Australia, tidak ditemani orang rumah, saya sangat berterimakasih karena ada seorang wanita Australia yang tidak dikenal, memiliki hati yang penyayang. Setelah keluar dari rumah sakit dia membawa saya ke rumahnya untuk dirawat. Setiap kali dia membantu saya mandi, air di dalam bathtub semuanya adalah darah, sakit yang dirasakan oleh badan saya sama sekali tidak dapat diungkapkan lagi. Seringkali karena terlalu sakit saya pingsan di lantai, saya yang saat itu seperti hidup di dalam neraka! Seperti begini selama 3 tahun, perkembangan badanku bolak balik seperti ini, terakhir baru pelan-pelan pulih.

Setelah belajar Buddha Dharma baru benar-benar menyadari bahwa ini adalah pembalasan karma masa sekarang. Waktu itu diri sendiri memakan binatang laut hidup banyak sekali, khususnya oyster hidup, juga sama seperti ini hidup-hidup dibelah. Diri sendiri benar-benar terlalu bodoh, memakan terlalu banyak binatang dan seafood hidup, melukai begitu banyak makhluk, melakukan begitu banyak karma pembunuhan. Sungguh sangat menyesal! Gan En Bodhisattva berwelas asih, walaupun karena ketidaktahuan dan kebodohan saya melakukan banyak sekali kesalahan, tetapi Bodhisattva tetap tidak meninggalkan saya, membuat saya terhindar dari kematian dan memberikan saya kesempatan hidup sekali lagi!

Master pernah memberi wejangan, hutang perasaan bisa menyebabkan kelahiran kembali. Saat saya masih muda, pernah merasa diri sendiri sangat keren, menjadi saudara dengan teman lawan jenis bukanlah masalah. Apalagi diri sendiri waktu itu adalah penganut aliran single yang dikenal semua orang, maka dari itu sama sekali tidak ada pantangan untuk makan, minum dan bersenang-senang dengan sekelompok teman lawan jenis. Tidak mengetahui seperti yang dikatakan Master, di antara pria dan wanita tidak ada pertemanan yang tulus, setelah lama berhubungan akan bermasalah. Hal ini akhirnya mengakibatkan banyak penggemar. Penggemar-penggemar ini, demi mencari perhatian saya, sering mengirimkan hadiah buah kepada saya, waktu itu saya belum belajar Buddha Dharma, masih makan dengan perasaan santai, tidak mengetahui bahwa diri sendiri telah melakukan karma perasaan, berhutang begitu banyak perasaan dan uang. Jika tidak segera bertobat, tidak mengikis karma, akan menjadi batu ganjalan dalam perjalanan membina diri.

Gan En Pu Sa mengatur dengan luar biasa. Pada kesempatan yang sangat kebetulan ini, saya dan keluarga pergi tinggal di Indonesia, Gan En Pu Sa berwelas asih membuat saya pada tahun 2014, di Indonesia mendengar ajaran Buddha Dharma. Tapi sejak awal tujuan saya belajar Buddha Dharma juga hanya untuk meminta keberuntungan. Saya setiap hari hanya melafalkan Da Bei Zhou dan Xin Jing seadanya, tidak setulus hati membina hati belajar Buddha Dharma. Setelah itu pada tahun 2016 Master datang ke Jakarta (Indonesia) untuk mengadakan seminar. Saya dan suami, baru benar-benar mendalami Xin Ling Fa Men. Mulai serius melafalkan Xiao Fang Zi. Setelah beberapa tahun belajar Buddha Dharma membina hati, saya baru menyadari diri sendiri dulu sangat bodoh, melakukan begitu banyak karma buruk! Saya mulai setulus hati bertobat atas karma buruk!

Sebelumnya, berhubung saya sangat kecanduan dengan alkohol, berhenti minum alkohol buat saya adalah hal yang sangat menyulitkan. Saya pernah menggunakan waktu 2 bulan untuk berhenti minum alkohol, tapi tidak berhasil. Oleh karena itu, saya hanya bisa memohon Pu Sa memberkati saya, memberikan saya kekuatan, membuat saya lepas dari kecanduan alkohol ini. Pu Sa berwelas asih, asalkan kita bersungguh-sungguh ingin memperbaiki kesalahan, Pu Sa tidak akan meninggalkan kita, akan memberikan kita kesempatan, di bawah berkat Pu Sa yang welas asih, saya akhirnya berhasil berhenti minum alkohol! Juga berikrar seumur hidup bervegetarian!

Saya dari beberapa tahun lalu menderita sakit migrain, sakit bahu, sakit tulang belakang, mata juga setiap hari meneteskan air mata, penglihatan kabur. Saya mengunjungi banyak sekali dokter spesialis, tapi juga tidak ada hasilnya. Seorang teman seDharma membantu saya menelepon ke Dong Fang Tai, memohon Master melihat totem. Master mengatakan ada arwah di tubuh saya, teman seDharma itu lupa membantu saya menanyakan Master butuh berapa lembar Xiao Fang Zi dan butuh melepaskan berapa ekor ikan.

Setelah itu saya menggunakan tiga pusaka besar yang diajarkan Master, berikrar 325 lembar Xiao Fang Zi untuk menyeberangkan penagih hutang karma saya, dan menyelesaikannya dalam waktu 2 bulan. Juga melepaskan 500 ekor ikan dan melafalkan 108x paritta Li Fo Da Chan Hui Wen, bertobat atas karma buruk yang saya lakukan. Seperti inilah sampai sekarang sakit kepala migrain, sakit bahu, sakit tulang belakang dan penyakit mata saya yang terus mengeluarkan air mata semuanya akhirnya sembuh. Sungguh Gan En Na Mo Da Ci Da Bei Guan Shi Yin Pu Sa memberkati dan melindungi🙏Gan En Master🙏Gan En teman seDharma🙏

Tahun 2021 bulan 2, saya berumur 49 tahun. Pada tahun 2020 bulan 12 sebelum musim dingin, pada saat bangun di suatu pagi, pinggang saya tiba-tiba sakit tidak seperti biasanya, badan seperti menjadi bentuk S, bahkan membuka baju dan mandi pun tidak sanggup, membalikkan badan juga tidak bisa. Saya terpikir akan apa yang dikatakan Master, saat bertemu rintangan umur 3, 6, 9 harus sangat berhati-hati, terutama pada saat 3 bulan sesudah dan sebelum ulang tahun, rintangan akan meledak. Karena itu saya pun segera menggunakan 4 pusaka besar Xin Ling Fa Men.

Pada awalnya, saya berikrar 21 lembar Xiao Fang Zi dan 108x Li Fo. Setelah saya menyelesaikan ikrar, pinggang saya masih sama saja, tetap terasa sakit. Maka dari itu saya berikrar sekali lagi, setelah menyelesaikan ikrar tetap saja tidak ada perbedaan. Oleh sebab itu saya secara spesifik sesuai dengan kondisi saya, berikrar untuk yang ketiga kalinya. Setelah itu, kondisi saya pun kadang baik kadang buruk, bolak balik seperti itu.

Saya sangat mengerti karma diri sendiri berat sekali, ditambah ini adalah masa peledakan karma, karena itu saya kembali berikrar untuk ke-4 kalinya; bersamaan dengan ini juga berikrar jika badan sudah sehat akan memberikan kesaksian. Ikrar yang ke-4 berjalan sampai sebagian, sakit di bagian pinggang saya berkurang sangat banyak! Sungguh sangat berterima kasih pada Pu Sa. Teman-teman seDharma, karma yang kita timbun, kadang tidak dapat diselesaikan hanya dengan sepaket Xiao Fang Zi, kita harus percaya pada Bodhisattva, percaya dengan sungguh-sungguh bahwa Pu Sa pasti akan melindungi kita. Pu Sa takut akan sebab, semua makhluk takut akan akibat. Pu Sa tidak menggerakkan hukum sebab akibat, selagi kita masih memiliki kemampuan untuk melafalkan paritta membayar hutang, maka harus rajin dan tekun. Hanya dengan bertahan dan berusaha, tidak ada hati yang mengharapkan imbalan, hanya melafalkan paritta dan Xiao Fang Zi, bertobat atas karma buruk, baru bisa mendapatkan hasil dan berbuah.

Waktu itu, saya juga pergi mengunjungi dokter pengobatan tradisional beberapa kali, melakukan akupuntur. Tapi dokter mengatakan tidak ada masalah dengan pinggang saya. Master mengatakan banyak penyakit arwah, dokter tidak akan bisa mendiagnosanya, hanya dengan melafalkan paritta, mengikis karma dan membayar hutang karma, barulah bisa sembuh! Empat pusaka besar dari Xin Ling Fa Men sungguh sangat manjur!

Saya mengetahui empat pusaka Xin Ling Fa Men betul-betul bisa mengubah nasib kita, berikrar, melepaskan makhluk hidup, melafalkan paritta bagi saya tidak ada masalah sama sekali! Tetapi karena kemampuan Mandarin saya tidak bagus, hanya bisa secara dangkal memahami arti dari Bai Hua Fo Fa, tidak dapat memahami secara mendalam arti yang luas dari ajaran Buddha Dharma tersebut, oleh karena itu, timbul rasa frustasi, tapi Pu Sa berwelas asih, memberi saya kesempatan pada Maret tahun lalu untuk mengikuti Gong Xiu online Bai Hua Fo Fa! Saat Gong Xiu setiap hari selalu ada teman seDharma yang kemampuan Mandarinnya tinggi membuat kesaksian dan mengartikannya, ini membuat saya dapat memahami dengan lebih baik arti yang sangat mendalam dari Bai Hua Fo Fa.

Saat mengikuti Gong Xiu medan auranya sangat baik. Melalui Gong Xiu setiap harinya, membuat kebijaksanaan saya tumbuh, lebih memahami pentingnya arti dari belajar Buddha Dharma dan membina hati yang sebenarnya! Saya yang sekarang, jika dalam kehidupan sehari-hari menemui kerisauan dan hambatan, maka saya akan menggunakan teori-teori atau prinsip kehidupan yang diajarkan Master untuk menghadapinya, banyak masalah yang dapat terselesaikan!

Ajaran Buddha Dharmalah yang membuat saya yang dulunya keras kepala dan semena-mena, mengerti untuk mengikuti jodoh dan melepaskan, berhati-hati dalam tutur kata dan tindakan. Sekarang saya sudah melepaskan hasrat akan ketenaran dan kekayaan duniawi. Berikrar menjadikan Ajaran Buddha Dharma sebagai sandaran seumur hidup. Saya yang sekarang setiap hari belajar Buddha Dharma, melafalkan paritta, membantu teman-teman seDharma mendirikan altar Buddha, di media online membabarkan Dharma dan membimbing umat, menjadi sukarelawan di Guan Yin Tang dan sebagainya. Hari-hari dilewati dengan sangat bermakna, penuh dengan kebahagiaan Dharma! Semua ini sebelum saya mengenal Xin Ling Fa Men, adalah kesempatan yang tidak pernah ada!

Gan En Pu Sa! Gan En Master! Jika bukan karena Pu Sa berwelas asih, saya yang telah melakukan banyak kesalahan dan karma buruk, lain kali pasti merasakan pembalasan karma dari 3 Alam derita! Pu Sa dan Master lah yang membuat saya tersadar, menghilangkan keburukan dan melakukan kebaikan! Murid selamanya akan menghargai jodoh dengan Buddha yang datangnya tidak mudah ini. Di kehidupan ini akan selamanya ikut dengan Guan Shi Yin Pu Sa, membina hati dan belajar Buddha Dharma dengan baik, membabarkan Dharma untuk kepentingan semua makhluk!

Gan En Na Mo Da Ci Da Bei Jiu Ku Jiu Nan Guang Da Ling Gan Guan Shi Yin Pu Sa Mo He Sa🙏Gan En Zhu Fo Pu Sa Ji Long Tian Hu Fa🙏Gan En En Shi Lu Jun Hong Tai Zhang🙏Gan En Shi Xiong Men🙏

Semoga kesaksian saya dapat menambah keyakinan diri semua orang, rajin dan tekun belajar Buddha Dharma! Karma saya sendiri akan saya pikul sendiri. Gan En (sikap Anjali)!

Artikel yang Direkomendasikan