Wenda20180624A 20:05
Jodoh adalah sesuatu yang tidak kekal; kebahagiaan materi tidak akan bertahan lama, hanya Jiwa (batin) yang bersifat abadi.
缘分是无常的;物质的快乐无法长久,精神是永存的
Kata-kata Master: Menghadapi suatu hal dan bisa berpikiran terbuka, itu disebut jodoh; menghadapi suatu hal tapi tidak bisa berpikiran terbuka, itu juga disebut jodoh. Kalau tidak bisa berpikiran terbuka, maka menjadi jodoh buruk; kalau bisa berpikiran terbuka, maka menjadi jodoh baik. Jodoh baik dan jodoh buruk semuanya adalah jodoh, tergantung bagaimana kamu memperlakukannya. Ada orang yang memperlakukan dengan cara buruk, ada yang memperlakukan dengan cara baik.
Kita harus menghargai masa sekarang, melupakan masa lalu, dan melihat ke masa depan. Harus paham bahwa membina hati adalah cara untuk lepas dari penderitaan neraka, dan dapat menikmati kebahagiaan di alam suci. Kita membina hati agar hati kita semakin murni, dan semakin tulus. Maka, dalam melakukan apa pun, yang paling penting adalah tahu bagaimana melepaskan diri sendiri.
Orang yang benar-benar belajar ajaran Buddha tidak akan rela melepaskan kebahagiaan spiritual yang telah mereka peroleh. Sedangkan kebahagiaan materi di dunia, pasti tidak bisa kamu genggam selamanya, dan bahkan jika kamu bisa genggam, tidak akan bertahan lama. Ketika kamu kehilangan hal-hal materi duniawi, kamu juga akan segera kehilangan kepuasan spiritualmu.
Jodoh itu aneh, banyak orang bertanya kepada Master, apakah jodoh itu tidak kekal? Ya, jodoh adalah sesuatu yang tidak kekal, jodoh adalah produk dari ketidakkekalan. Setiap jodoh tidak akan abadi — jika itu jodoh, pasti akan ada pertemuan dan perpisahan. “Terbentuk, berlangsung, rusak, dan kosong” adalah jodoh. Segala sesuatu di dunia ini, setiap makhluk atau benda, semuanya adalah pertemuan dan perpisahan karena jodoh. Ada pertemuan, pasti ada perpisahan. Segala sesuatu yang bersifat materi akan musnah suatu hari. Hanya spiritualitas yang tidak akan punah, spiritualitas bersifat kekal.
Karena itulah banyak orang ingin membina hati dan belajar ajaran Buddha, demi menjaga kebahagiaan spiritual dalam hidup.
Wenda20180624A 20:05
缘分是无常的;物质的快乐无法长久,精神是永存的
台长语:碰到事情要想得通,就叫缘分;碰到事情想不通,那也叫缘分。想不通就变成恶缘,想得通就变成善缘,善缘、恶缘都是缘,看你怎么来善待。有的人恶待,有的人善待。我们要拥有现在,忘记过去,展望未来,要懂得修心就是脱离地狱的苦,要能够享受净土的乐。我们修心就是让自己的心能够变得越来越纯洁,心里变得越来越诚。所以,不管做什么事情,人要懂得怎么样来放下自己,是最重要的。真正的学佛人,他们是不会舍得放弃他们得到的精神上的那种愉悦和快乐。而人间得到的那些物质上的快乐,你一定抓不住的,而且你抓住了也不能抓得很久,当你失去了人间物欲上的东西,你很快就会失去精神上的满足。缘分是很奇怪的,很多人曾经问过台长,缘分这个东西是不是无常的?第一,缘分肯定是无常的,缘分是无常的一种产物,任何的缘分它不会长久,是缘它就会有缘聚缘散。成住坏空就是缘,任何一个世界上的生物、一个事物,它都是缘聚缘散,有聚就有散,有物质就会有灭亡的一天,只有精神是不会灭亡的,精神是永存的。所以很多人为什么要修心学佛,他是保持精神上的一种愉悦。

