Cara Menghilangkan Pikiran yang Mengembara Saat Melafalkan Paritta 念经时如何去除杂念

Wenda20180126 01:19:51

Cara Menghilangkan Pikiran yang Mengembara Saat Melafalkan Paritta 念经时如何去除杂念

Penelepon pria: Ada seorang teman se-Dharma yang sudah melafalkan paritta selama tiga tahun. Sampai sekarang, saat melafalkan paritta ia masih sering memiliki pikiran yang mengembara dan belum banyak mengalami perbaikan. Ada seorang teman se-Dharma senior yang menyarankan agar ketika melafalkan paritta, jangan memedulikan pikiran-pikiran yang mengembara itu. Apakah cara ini bisa dilakukan, Master?

Master menjawab: Cara itu sebenarnya berarti, sebelum diri sendiri belum membina diri dengan baik, jangan dulu mengurusi orang lain. Karena energi Anda sendiri belum cukup. Jika Anda sibuk mengurusi orang lain, justru pembinaan diri Anda sendiri akan menjadi kurang baik.

Penelepon pria: Teman se-Dharma itu mengingatkan saya, dan saya menyadari bahwa saya juga mempunyai masalah seperti ini. Mohon bertanya kepada Master, bagaimana cara memperbaikinya?

Master menjawab: Kalau ada pikiran liar, maka harus diperbaiki. Kalau ada pikiran yang mengembara, maka harus disingkirkan.

Penelepon pria: Apakah caranya dengan selalu membayangkan bahwa di dalam hati ada Buddha, Master?

Master menjawab: Benar. Jika di dalam hati tidak ada Buddha, maka yang ada adalah mara.

Penelepon pria: Kalau setiap kali saya memikirkan Master, apakah juga tidak masalah?

Master menjawab: Di dalam batin, Anda hanya boleh memandang Master sebagai perwujudan Bodhisattwa. Tetapi jika dalam kehidupan duniawi Anda memandang seperti itu, maka itu menjadi masalah. (tertawa)

Penelepon pria: Mengerti. Lalu bagaimana para murid dapat memperbaiki diri agar saat melafalkan paritta tidak timbul pikiran yang mengembara? Bagaimana agar hati dapat menjadi tenang sehingga paritta yang dilafalkan berkualitas, Master?

Master menjawab: Jagalah sila. Saat melafalkan paritta, harus menjaga sila. Orang yang menjaga sila barulah memiliki kekuatan konsentrasi. Ingatlah, kekuatan konsentrasi diperoleh dari menjaga sila. Mengapa para biksu dapat mencapai ketenangan batin? Karena mereka menjaga disiplin sila. Orang yang tidak menjaga sila tidak akan bisa mencapai kekuatan konsentrasi. Lihat saja para preman dan berandalan. Mereka tidak menjaga sila, tidak menghormati hukum, sehingga akhirnya menjadi preman dan berandalan.

Wenda20180126 01:19:51

念经时如何去除杂念

男听众:有位师兄念了三年的经文,到目前念经时还是有杂念,没什么改善。有位资深师兄让我们念经时别去管那些杂念,这个方法可行吗,台长?

台长答:这个方法就是自己还没有修好之前,先不要去管别人,因为你的能量体不够,你如果一管别人,你自己就会修得不好了(这位师兄提醒,弟子发觉我也有这样的问题,请问师父要如何改善?)有杂念就必须要改善,有杂念就必须要去除(是要想着心中有佛,台长?)对,心中没有佛,你就有魔了(我每次想着台长,也没问题吧?)你只能意念当中把台长当菩萨这么想,你要是平时人间这么想,你就有问题了,呵呵(明白。弟子们要如何改善,才能念经时不生杂念?念经时要如何把心定下来,念出有质量的经文,台长?)守戒,念经的时候要守戒,守戒的人才能有定。记住了,定就是守戒得来了。法师他们为什么定得下?他们守戒律,不守戒律的人定不下来。你去看那些流氓阿飞,他们就是不守戒,不尊重法律,所以才成流氓阿飞。

Artikel yang Direkomendasikan