Bagaimana cara kita menyikapi permasalahan di pekerjaan yang melanggar aturan 如何应对工作中面临的违规事情
[Fahui Tanya Jawab, Prancis 2017]
Tanya: Ada seorang teman sedharma yang bekerja sebagai suatu penanggung jawab di suatu departemen, dia memiliki hak untuk menandatangani cek.
Lalu, teman kerjanya membuat nominal cek lebih banyak 1000 Yuan, dia ingin merugikan negara, setelah teman mengetahuinya, teman sedharma ini tidak mau menandatangani cek ini.
Akhirnya, teman kerjanya itu membenci dan menyusahkan dia. Bagaimana cara teman sedharma menyelesaikan masalah ini dengan baik?
Master: Untuk masalah seperti ini, sebagai seorang praktisi Buddhis, teman kerja meminta kamu menandatangani cek dan kamu melihat ada kejanggalan, sebenarnya itu berarti teman kerja kamu ini tidak baik, karena selanjutnya dia akan memberikan kamu banyak masalah, kamu pun juga jangan menandatangani-nya.
Karena jika kamu menandatangani-nya, itu berarti kamu telah melakukan karma buruk.
Sekarang banyak orang yang korupsi, dia meminta kamu untuk korupsi, maka kalian berdua suatu hari akan mendapat masalah, benar tidak?
Jika saat itu kamu tidak korupsi, maka hanya dia yang akan terkena masalah, kamu aman kan?
Harus terus memiliki keyakinan dan pikiran yang benar, terkadang kita harus berdiri di jalan yang benar. Walaupun itu harus menyakiti dia, tetapi kamu tetap tidak boleh melakukan kesalahan, tidak boleh salah, karena kita adalah praktisi Buddhis, harus bersih.
如何应对工作中面临的违规事情
问:有同修作为单位部门的负责人,有签发票的权力。因为同事开发票多开了1000元,想占政府的便宜,同修知道后不给签字,导致同事生出怨恨心,在工作上为难同修。这位同修该如何圆融地处理这种问题?
答:像这种问题,作为一个学佛人来讲,叫你签字,被你发现问题了,即使他对你不好,以后给你麻烦,你也不能签。你签了你就有业障。现在有很多人贪污,他让你也贪污,那么那个人出事了,这个人也出事,对不对?如果你当时不贪污,那个人现在出事了,你出不出事啊?要正信正念,有的时候该坚持的还是要坚持。没有办法,得罪人,你也不能犯错误,不能做错事情,我们是学佛人,要干净。

