Master Memberi Wejangan tentang “Cara Mengumpulkan Kebajikan”; Sepuluh Kebajikan Sama dengan Satu Jasa Kebajikan 台长开示“积善的方法”;十个善等于一个功德

Wenda20180121A 01:00

Master Memberi Wejangan tentang “Cara Mengumpulkan Kebajikan”; Sepuluh Kebajikan Sama dengan Satu Jasa Kebajikan 台长开示“积善的方法”;十个善等于一个功德

Penelepon pria: Salam hormat, Master! Murid memberi penghormatan kepada Master! Wejangan Master pada acara pertemuan kemarin benar-benar luar biasa. Mohon Master beristirahat sejenak. Para teman se-Dharma telah merangkum wejangan Master tentang “cara mengumpulkan kebajikan”, yang sangat menginspirasi.

Master pernah mengatakan bahwa “satu kebajikan dapat menguraikan seratus bencana”. Guan Shi Yin Pu Sa juga mengajarkan kepada kita agar selalu berbuat baik dan mengumpulkan jasa kebajikan. Ringkasan wejangan Master adalah sebagai berikut:

• Ketika orang lain membicarakan keburukan seseorang, tetapi Anda tidak ikut membicarakannya, itu dihitung satu kebajikan.
• Ketika orang lain menyebarkan keburukan seseorang, lalu Anda menasihatinya agar berhenti, itu dihitung lima kebajikan.
• Selama satu hari menghormati orang tua dan tidak membantah mereka, dihitung satu kebajikan.
• Bekerja dengan sungguh-sungguh selama satu hari, dihitung satu kebajikan.
• Menghormati orang yang lebih tua dan menghormati atasan selama satu hari, dihitung satu kebajikan.
• Melepaskan satu nyawa melalui fangsheng, dihitung satu kebajikan. Untuk hewan kecil, sepuluh nyawa dihitung satu kebajikan. Misalnya sepuluh makhluk kecil menjadi satu kebajikan. Untuk hewan besar seperti anjing atau sapi, satu ekor bernilai sepuluh kebajikan. Seekor ikan besar dihitung satu kebajikan, seekor ikan gabus juga dihitung satu kebajikan.
• Menguburkan bangkai hewan kecil, satu nyawa dihitung lima kebajikan. Jika hewannya sangat kecil, misalnya burung pipit, lima ekor dihitung satu kebajikan.
• Menghibur orang yang sedang bersedih atau mengalami tekanan batin, satu kali dihitung satu kebajikan.
• Memberi makan burung, semut, serangga kecil, dan sebagainya dengan nasi, dua kali dihitung satu kebajikan.
• Menemui orang yang mempelajari kitab palsu lalu menasihatinya agar tidak mempelajarinya, dihitung satu kebajikan.
• Melafalkan satu gulungan paritta untuk raja, kerabat, orang tua, atau guru spiritual, dihitung dua kebajikan.
• Melafalkan nama Buddha sebanyak seribu kali, dihitung dua kebajikan.
• Bersujud kepada Buddha seratus kali: bila dipersembahkan untuk orang lain dihitung dua kebajikan, sedangkan untuk diri sendiri dihitung satu kebajikan.
• Menyebarkan ajaran sutra Mahayana sehingga dibaca oleh lima orang, dihitung satu kebajikan.
• Meminjam harta milik orang lain lalu mengembalikannya tepat waktu tanpa terlambat, dihitung satu kebajikan.
• Membagikan kata-kata yang membimbing orang menuju kebajikan kepada semua orang, dihitung sepuluh kebajikan.
• Melihat perbuatan baik lalu segera melakukannya, satu kali dihitung satu kebajikan.
• Mengetahui kesalahan lalu segera memperbaikinya, satu kali dihitung satu kebajikan.
• Menyampaikan kelebihan seseorang kepada atasan atau merekomendasikan orang yang berbakat kepada orang lain, satu orang dihitung sepuluh kebajikan.
• Melihat seseorang mencaci orang baik lalu menasihatinya agar berhenti, dihitung lima kebajikan.
• Ketika orang lain memaki Anda tetapi Anda tidak membalas memaki, satu kali dihitung satu kebajikan.
• Ketika orang lain menyakiti Anda tetapi Anda tidak membalas menyakiti, satu kali dihitung satu kebajikan.
• Bersedia menanggung kesalahan sendiri atau menyerahkan pujian kepada orang lain, satu kali dihitung dua kebajikan.
• Menyebarluaskan perbuatan baik orang lain, satu kali dihitung satu kebajikan.
• Memasak hingga membunuh seekor ikan hidup akan mengurangi dua puluh kebajikan.
• Mengeluh kepada langit dan menyalahkan orang lain satu kali akan mengurangi tiga kebajikan.

Yang dimaksud dengan “kebajikan” di sini, apakah merupakan karma baik atau jasa kebajikan, Master? Mohon penjelasannya.

Master menjawab: Yang dimaksud seharusnya adalah karma baik. Sebenarnya, sepuluh karma baik baru dapat menjadi satu jasa kebajikan. Jadi, misalnya selama sepuluh hari Anda berbakti kepada orang tua dan tidak bertengkar dengan mereka, barulah Anda memperoleh satu jasa kebajikan. Coba pikirkan, betapa sulitnya memperoleh jasa kebajikan. Jasa kebajikan benar-benar tidak mudah diperoleh.

Penelepon pria: Master, ada pepatah yang mengatakan, “Satu kebajikan dapat menguraikan seratus bencana.” Seberapa besar nilai satu kebajikan itu? Lalu ada pula ungkapan, “Menyelamatkan satu nyawa lebih berharga daripada membangun pagoda tujuh tingkat.” Kalau begitu, satu tingkat pagoda itu setara dengan berapa kebajikan?

Master menjawab: Kalau pagoda tujuh tingkat, Anda bisa menghitungnya sendiri. Pada umumnya, menyelamatkan satu nyawa diibaratkan lebih berharga daripada membangun pagoda tujuh tingkat. Pagoda tujuh tingkat melambangkan pagoda jasa kebajikan.

Sebenarnya maksudnya adalah, apabila hari ini Anda berhasil menyelamatkan nyawa seseorang, berarti Anda telah memiliki sebuah pagoda jasa kebajikan. Namun, bukan dihitung per tingkat. Tujuh tingkat merupakan satu kesatuan, yaitu sebuah pagoda tujuh tingkat. Bahkan pagoda kecil pun pada umumnya terdiri dari tujuh tingkat sebagai satu kesatuan.

Penelepon pria: Benar, Master. Apakah pagoda tujuh tingkat ini dapat dikonversikan menjadi sejumlah kebajikan?

Master menjawab: Pagoda tujuh tingkat pada umumnya melambangkan bahwa Anda telah menyelamatkan satu nyawa. Misalnya seseorang sudah hendak meninggal lalu Anda menyelamatkannya. Atau seseorang sudah ingin bunuh diri, tetapi melalui Buddha Dharma Anda berhasil menyelamatkannya sehingga ia kembali memiliki semangat hidup. Itu disebut “kebajikan yang sempurna”.

Dahulu kita mengatakan bahwa seseorang mungkin memiliki kebaikan, tetapi bila niatnya tidak benar, maka orang akan berkata, “ada kebaikan tetapi tidak memiliki kebajikan moral.” Misalnya ada seorang wanita mabuk yang hampir mati kedinginan di pinggir jalan. Anda menyelamatkannya dan membangunkannya. Itu adalah satu kebajikan. Tetapi jika setelah itu Anda melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan Dharma dan tidak pantas, maka Anda kehilangan kebajikan moral. Itulah yang disebut memiliki kebaikan tetapi tidak memiliki kebajikan moral.

Penelepon pria: Master, apabila kita menuntun seseorang belajar Buddha Dharma, membina hati, lalu sejak saat itu nasibnya berubah, apakah itu dapat disebut kebajikan yang sempurna?

Master menjawab: Tentu saja.

Sesungguhnya, kebajikan yang sempurna berarti kesempurnaan yang menyeluruh. Kebajikan yang sempurna berarti berkah duniawi dan kebajikan moral sama-sama sempurna. Orang itu memiliki berkah, sekaligus memiliki moral yang luhur. Karena memiliki moral yang luhur, ia terus berdana. Setelah berdana, berkahnya bertambah. Dengan bertambahnya berkah, moralnya semakin berkembang, lalu ia kembali berdana. Inilah yang disebut kesempurnaan yang menyeluruh.

Penelepon pria: Mengerti. Master, apakah kebajikan yang sempurna juga dapat disebut sebagai jasa kebajikan?

Master menjawab: Benar. Jika Anda mencapai kebajikan yang sempurna, maka itu dapat menjadi jasa kebajikan. Karena pada saat itu Anda sama sekali tidak memiliki kepentingan pribadi, sudah tanpa keakuan, tanpa keterikatan pada diri maupun orang lain, bukan lagi demi seseorang secara khusus.

Misalnya Anda melihat semua makhluk hidup menderita lalu Anda menyeberangkan mereka. Anda menjelaskan Buddha Dharma dengan sangat sederhana, tanpa sedikit pun kesombongan atau merasa diri lebih tinggi, dan tidak memandang rendah mereka. Bukankah itu kebajikan yang sempurna?

Penelepon pria: Ya, benar.

Master menjawab: Tetapi jika Anda melihat orang-orang tidak memahami Buddha Dharma, mereka datang meminta bantuan kepada Anda, namun Anda memandang rendah mereka, apakah itu masih dapat disebut kebajikan yang sempurna? Apakah itu masih bisa disebut jasa kebajikan?

Penelepon pria: Tidak. Apakah itu berarti jasa kebajikannya menjadi bocor?

Master menjawab: Benar.

Penelepon pria: Kalau ikut membantu memasang altar Buddha, dihitung berapa kebajikan?

Master menjawab: Berpartisipasi memasang altar Buddha paling sedikit bernilai 2 hingga 5 kebajikan. Itu sangat luar biasa. Karena dengan membantu memasang altar Buddha, Anda sedang membantu seseorang memperoleh kembali 慧命 (kehidupan kebijaksanaan).

Penelepon pria: Master, kemarin Master mengatakan bahwa melafalkan satu gulungan paritta untuk raja, kerabat, orang tua, maupun guru spiritual dihitung dua kebajikan. Satu gulungan dapat berupa Da Bei Zhou maupun Li Fo Da Chan Hui Wen. Apakah Sin Jing dan paritta pendek lainnya juga dihitung sebagai satu gulungan?

Master menjawab: Tentu saja.

Tahukah Anda asal-usul istilah “satu gulungan”? Pada zaman dahulu belum ada kertas. Semua kitab ditulis di atas bilah-bilah bambu, kemudian digulung. Karena itu disebut satu gulungan, dua gulungan, dan seterusnya. Dahulu di perpustakaan kitab suci semuanya seperti itu. Setelah dibuka, isinya berupa bilah-bilah bambu. Satu gulungan Da Bei Zhou juga sangat panjang, karena memang digulung.

Penelepon pria: Mengerti. Kalau menghadiahkan satu lembar Xiao Fang Zi kepada orang tua kita, dihitung berapa kebajikan?

Master menjawab: Itu luar biasa, paling sedikit lima sampai sepuluh kebajikan. Anda dengan sungguh-sungguh melafalkan satu lembar Xiao Fang Zi untuk seseorang, jasa kebajikannya sungguh tidak terhingga!

Penelepon pria: Kalau melafalkan satu lembar Xiao Fang Zi untuk Master sebagai bentuk menghormati guru, itu juga jasa kebajikan yang tidak terhingga?

Master menjawab: Coba tanyakan kepada orang-orang yang menghadiahkan Xiao Fang Zi kepada saya, apakah hidup mereka menjadi lancar atau tidak. Kalau tidak lancar, apakah mereka masih akan terus memberikannya kepada saya?

Penelepon pria: Mengerti. Kemarin Master juga mengatakan bahwa memasak seekor ikan hidup akan mengurangi dua puluh kebajikan, sedangkan melafalkan satu kali Li Fo Da Chan Hui Wen bernilai dua kebajikan. Apakah dapat dipahami bahwa karma akibat memasak seekor ikan hidup dapat diuraikan dengan melafalkan sepuluh kali Li Fo Da Chan Hui Wen?

Master menjawab: Sebenarnya perbandingan itu memang cukup tepat. Karena Anda telah membunuh satu kehidupan, maka paling sedikit perlu melafalkan sepuluh kali Li Fo Da Chan Hui Wen.

Karena itu saya biasanya menyuruh kalian melafalkan 5 kali, 10 kali, 17 kali, dan seterusnya. Untuk pelanggaran kecil cukup sekitar 5 kali. Untuk yang lebih besar, paling sedikit 13 kali atau 17 kali. Jika lebih besar lagi, 21 kali.

Penelepon pria: Ada juga yang sampai 108 kali. Apakah itu berarti telah melakukan karma yang sangat besar?

Master menjawab: Itu biasanya berkaitan dengan tidak menghormati orang tua atau tidak menghormati guru. Dahulu ada ungkapan “欺师灭祖”, yaitu menghina guru dan melupakan leluhur. Itu merupakan persoalan yang sangat besar.

Apabila seseorang menyimpan niat yang sangat jahat terhadap guru atau terhadap orang tuanya, maka perlu melafalkan 108 kali. Tetapi jika hanya melakukan pelanggaran sila karena kelalaian dan bukan dengan sengaja, cukup melafalkan beberapa kali saja.

Penelepon pria: Mengerti. Terima kasih, Master, atas wejangan penuh welas asih ini.

Wenda20180121A 01:00

台长开示“积善的方法”;十个善等于一个功德

男听众:师父好,弟子给师父请安!您昨天联谊会开示得太精彩了。您稍微休息一下,佛友整理出来了,师父在昨天的联谊会开示“积善的方法”非常精彩。师父曾经说过“一善解百灾”,菩萨也告诉我们一定要行善积德。师父开示的摘录是这样说的:人家讲别人不好,自己不讲别人不好,一次一善。人家传播别人不好,你去劝他,一次五善。对父母亲一天尊敬不顶撞,一日算一善。工作一天非常努力,一善。尊敬长辈、尊敬领导一天,一善。放生一命一善,小命十命为一善——小的生命十条命为一善,大命,比如狗、牛为十善,一条大鱼一善,一条黑鱼一善。把死掉的小动物埋葬,一条命五善,如果是小的,比如麻雀,五条命一善。安慰有烦恼忧愁的人,一次一善。用米饭喂小鸟、蚂蚁、小虫子等等,两次一善。见到伪经劝人不要学,为一善。为君王、亲友、父母、善知识诵经一卷,两善。念佛号千声,两善。礼佛百拜,为别人拜是两善,为自己拜是一善。讲大乘佛经,五个人浏览,一善。借人财富如期而还,不过期限,一善。把各位善贤大德,用向善的话语发给大家看,十善。见善必行,一次一善。知错必改,一次一善。向老板上司说别人的优点,向别人推荐其他有能力的人,一个人才十善。见到别人骂善人,劝他不要这样做,五善。别人骂你,你不骂他,一次一善。别人伤害你,你不伤害别人,一次一善。自己承担过错,或者把功劳推给别人,一次两善。宣扬他人的善行,一次一善。煮死一条鱼,削禄二十善。怨天尤人一次,削禄三善。这里的“善”是指的善业还是功德呢,师父?请开示一下。

台长答:应该是善业。实际上“十个善业”才能成为“一个功德”,所以你要十天对爸爸妈妈好,跟爸爸妈妈不吵架,你才会有“一个功德”。你想想看,功德多不容易,功德非常难的(师父,俗话说“一善解百灾”,“一善”有多大?那“救人一命胜造七级浮屠”,这个“一级浮屠”为几善呢?)七级浮屠,你算一下就知道了。一般的,救人一命比喻胜造七级宝塔——七层宝塔就是功德塔。实际上就是说你今天如果能够救人家一命,你已经拥有功德宝塔了,但并不是以一层一层来算的,“七层”为一个单位,七层宝塔。一般的,小的那种宝塔也是七层为一个单位(对。师父,这种“七层宝塔”等于多少“善”,能换算吗?)“七层宝塔”一般的就是你救人家一命,或者这个人要死掉了,你把他救活了,比方说这个人已经不想活了,想自杀了,通过佛法你把他救活了,这个完全是“全善”。过去我们说善良,你如果发心不正,人家说有善但是没德,善德,善德,有善无德。一个人快要冻死了,喝醉酒的女人在马路上躺着,你把她救活了、弄醒了,这是一善,但是你又做了一些不如理不如法的动作,那么你就是缺德,所以叫有善无德(师父,如果度一个人学佛修心,这个人从此命运改变,这要叫“全善”了,可以这样理解吗?)那当然了。全善其实就是圆融,全善就是福德圆融,这个人一边有福,一边有道德,有道德的人不停地去布施,布施了又会有福,有福了再有道德,再布施,实际上这就叫圆融(明白了。师父,“全善”的话也可以称作功德,这样理解可以吗?)对了,如果你“全善”就可以成为功德了。因为你没有一点私心,无我了,无人相了,你不是针对某一个人了。比方说普罗大众这么辛苦,你在度他们,你讲得非常简单,你没有一点点贡高我慢,没有看不起他们,你是不是“全善”?(是的)如果看见普罗大众佛法都不懂,他来问你,你来救他,但是你又对他不屑一顾,这算“全善”吗?这算有功德吗?(不算,这算功德有漏,是这样吗?)对(那参与设佛台算几善呢?)参与设佛台至少两善到五善,很厉害的。设佛台,你是帮他捡起慧命了(师父,您开示“为君王、亲友、父母、善知识等诵经一卷,一次是两善”,一卷可以是大悲咒和礼佛大忏悔文。请问师父,我们现在念的心经等其他小咒也算一卷吗?)那当然了。这个卷是怎么来的?古时候还没有纸,都是写在竹简上的,把它卷起来就叫“一卷”,一卷、两卷就这么来的。古时候,藏经阁里边全是这种,拉开了之后全是竹子(明白了)一卷大悲咒也很长了,大悲咒一卷——卷起来的(师父,给我们的父母送一张小房子算几善呢?)那很厉害了,至少五善到十善。你好好地念一张小房子给人家,功德无量啊!(尊师重道,给我们的师父念一张小房子也是功德无量了?)你去问问给我小房子的人顺利不顺利,他不顺利,他会继续给我的?(明白。您昨天开示“煮一次活鱼,削二十善”,而念一遍礼佛大忏悔文有两善,是否可以理解为,煮一次活鱼的业障可以通过念10遍礼佛大忏悔文来消呢?)其实这个比例应该是恰当的,因为你杀了一个生命,杀了一个生命至少10遍礼佛大忏悔文。所以我平时都叫你们,比方说17遍、5遍、10遍,一个小的就是5遍,一个大的至少13遍、17遍,再大一点就是21遍了(还有一个大的是108遍,那就是造了大的业了,是这样理解吗?)这是对父母、对师父不尊敬,人家说欺师灭祖,这是大的问题了。一般的如果你存有对师父、对父母非常恶的心念,那么就108遍,只是不当心的犯戒,几遍就可以了(明白了,谢谢师父慈悲开示)

Artikel yang Direkomendasikan