Wenda20190811 50:17
Mengenai cara menguraikan gangguan psikologis berupa fobia (ketakutan berlebihan/psikologis) 恐惧症如何化解
Penelepon pria: Seorang teman se-Dharma memiliki anak perempuan. Ibunya adalah seorang praktisi yang melafalkan paritta dan sangat rajin, juga telah membuat banyak jasa kebajikan. Namun anak perempuannya mengalami gangguan ketakutan psikologis (fobia), dan anaknya bahkan meminta ibunya untuk mencarikan psikolog. Mohon Master memberi wejangan, bagaimana cara menguraikan gangguan ketakutan seperti ini?
Master menjawab: Akan terjadi masalah kalau dibiarkan. Kamu tahu fobia itu asalnya dari mana? Itu dari depresi. Pertama-tama orang mengalami depresi dulu, lalu berkembang menjadi fobia. Setelah mengalami depresi, ia akan melihat segala sesuatu dengan rasa takut—takut ini, takut itu—lama-lama berkembang menjadi fobia.
Fobia itu berasal dari kondisi psikologis dalam dirinya. Seperti fobia terhadap pola lubang rapat (trypophobia), fobia ruang sempit (claustrophobia), semuanya ada. Gejala klinis seperti ini termasuk neurotik—yakni munculnya rasa takut terhadap seluruh dunia luar.
Sejak kecil, kalau orang tuanya sering mengatakan:
“Jangan tertipu ya,”
“Jangan sampai bertemu orang jahat ya.”
Jika sering dikatakan seperti itu, anak bisa tumbuh menjadi memiliki fobia.
Kalau orang tua lama-kelamaan mengalami fobia sendiri, emosinya tidak stabil dan tidak bisa mengendalikan diri, maka anak juga bisa terkena fobia.
Penelepon wanita: Sejauh yang saya ketahui, putri dari teman se-Dharma tersebut… karena orang tuanya juga bercerai, maka anak perempuannya mengalami kondisi seperti ini.
Master menjawab: Sangat mudah terjadi, karena faktor keturunan juga dapat menjadi penyebab fobia. Menurut beberapa pandangan dalam psikologi, kondisi kejiwaan seseorang juga berperan. Sejak kecil jika seseorang penakut, sering takut melakukan kesalahan, bergantung pada orang lain, dan sangat tertutup, semua itu dapat menimbulkan fobia. Paham?”
Penelepon pria: Mengerti. Lalu sebagai seorang ibu, apa yang bisa dia lakukan terhadap anaknya?
Master menjawab: Sangat sederhana.
• Kalau sudah belajar Dharma, maka melafalkan paritta.
• Kalau belum belajar, maka biarkan anak mulai bertahap mengenal lingkungan sosial:
• Ajak anak bersosialisasi,
• Ajak berteman,
• Ikut kegiatan sosial,
• Belajar berbicara dan berkomunikasi dengan orang lain.
Fobia sosial itu biasanya berasal dari rasa takut akan malu, takut salah bicara, takut terlihat lambat, takut ditertawakan orang lain. Semua itu bisa memunculkan fobia.
Ketika saya (Master) membantu mereka mengatasi fobia, saya sengaja mengajak mereka bicara di depan banyak orang. Kalau mereka salah bicara, dan orang-orang tertawa, saya bantu mereka perbaiki ucapannya, lalu beri semangat. Lama-kelamaan, rasa takut itu akan hilang. Mengerti?
Penelepon pria: Mengerti.
Wenda20190811 50:17
恐惧症如何化解
男听众:一个同修的女儿,妈妈是念经的,也很努力,做了很多功德,但是她女儿有心理恐惧症,女儿也要求妈妈去帮她找心理医生了。请师父开示一下,这个心理恐惧症该怎么样去化解?
台长答:要出事的。恐惧症怎么来的?有忧郁症啊。先是忧郁,再恐惧的,明白吗?因为忧郁之后看什么事情都害怕,看什么事情越怕这个怕那个,慢慢地恐惧症就开始来了。因为恐惧症是由他的内心症状……密集恐惧症、幽闭恐惧症,他都有的。像这种恐惧的话,主要临床表现是一种神经质,就是对世界上所有的外界都产生一种害怕。所以从小父母亲说“你不要上当啊”“你不要碰到坏人啊”,你经常讲,孩子就有恐惧症了(哦)父母亲长期的恐惧症,情绪不合理、无法控制,都会让孩子产生恐惧症的(据我了解,那位师兄的女儿……因为她父母也是离异的,然后女儿就出现这种情况)非常容易的,因为遗传因素也有恐惧症因素的。按照一些心理学来讲,心理的素质也是的,从小胆小,经常害怕做错事情,依赖,高度的内向性,都会产生恐惧的。明白了吗?(明白了。同修作为母亲,该怎么样好好地对待她女儿?该做些什么?)很简单,如果学佛的人,应该念经;不学佛的话,就让孩子慢慢地接触社会,带着他去接触社会,交朋友,去社交场合,要跟人家交谈。因为现在恐惧症——社交恐惧症就是怕自己感到羞耻、尴尬、迟钝,怕被别人笑话,像这种都会产生恐惧症的。你看师父帮助人家治疗恐惧症的时候,我就是在人多的时候有意开导这些孩子,让他讲错话,人家笑了,他改正了,再鼓励他,这样时间长了他就不会恐惧了。明白了吗?(明白了)

